| makkiyyah (مكة) : 206 Ayat |
7
Al-A'raf
ٱلْأَعْرَاف
|
Juz 9
|
|
حَقِيقٌ عَلَىٰٓ أَن لَّآ أَقُولَ عَلَى ٱللَّهِ إِلَّا ٱلْحَقَّۚ قَدْ جِئْتُكُم بِبَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ فَأَرْسِلْ مَعِىَ بَنِىٓ إِسْرَٲٓءِيلَ
١٠٥
wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama aku".
قَالَ إِن كُنتَ جِئْتَ بِـَٔـايَةٍ فَأْتِ بِهَآ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ
١٠٦
ḥaqīqun 'alā al lā aqụla 'alallāhi illal-ḥaqq, qad ji`tukum bibayyinatim mir rabbikum fa arsil ma'iya banī isrā`īl
Fir'aun menjawab: "Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang benar".
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ ثُعْبَانٌ مُّبِينٌ
١٠٧
qāla ing kunta ji`ta bi`āyatin fa`ti bihā ing kunta minaṣ-ṣādiqīn
Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.
وَنَزَعَ يَدَهُۥ فَإِذَا هِىَ بَيْضَآءُ لِلنَّـٰظِرِينَ
١٠٨
fa alqā 'aṣāhu fa iżā hiya ṡu'bānum mubīn
Dan ia mengeluarkan tangannya, maka ketika itu juga tangan itu menjadi putih bercahaya (kelihatan) oleh orang-orang yang melihatnya.
قَالَ ٱلْمَلَأُ مِن قَوْمِ فِرْعَوْنَ إِنَّ هَـٰذَا لَسَـٰحِرٌ عَلِيمٌ
١٠٩
wa naza'a yadahụ fa iżā hiya baiḍā`u lin-nāẓirīn
Pemuka-pemuka kaum Fir'aun berkata: "Sesungguhnya Musa ini adalah ahli sihir yang pandai,
يُرِيدُ أَن يُخْرِجَكُم مِّنْ أَرْضِكُمْۖ فَمَاذَا تَأْمُرُونَ
١١٠
qālal-mala`u ming qaumi fir'auna inna hāżā lasāḥirun 'alīm
yang bermaksud hendak mengeluarkan kamu dari negerimu". (Fir'aun berkata): "Maka apakah yang kamu anjurkan?"
قَالُوٓاْ أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَأَرْسِلْ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَـٰشِرِينَ
١١١
yurīdu ay yukhrijakum min arḍikum, fa māżā ta`murụn
Pemuka-pemuka itu menjawab: "Beri tangguhlah dia dan saudaranya serta kirimlah ke kota-kota beberapa orang yang akan mengumpulkan (ahli-ahli sihir),
يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَـٰحِرٍ عَلِيمٍ
١١٢
qālū arjih wa akhāhu wa arsil fil-madā`ini ḥāsyirīn
supaya mereka membawa kepadamu semua ahli sihir yang pandai".
وَجَآءَ ٱلسَّحَرَةُ فِرْعَوْنَ قَالُوٓاْ إِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِن كُنَّا نَحْنُ ٱلْغَـٰلِبِينَ
١١٣
ya`tụka bikulli sāḥirin 'alīm
Dan beberapa ahli sihir itu datang kepada Fir'aun mengatakan: "(Apakah) sesungguhnya kami akan mendapat upah, jika kamilah yang menang?"
قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ لَمِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ
١١٤
wa jā`as-saḥaratu fir'auna qālū inna lanā la`ajran ing kunnā naḥnul-gālibīn
Fir'aun menjawab: "Ya, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat (kepadaku)".
قَالُواْ يَـٰمُوسَىٰٓ إِمَّآ أَن تُلْقِىَ وَإِمَّآ أَن نَّكُونَ نَحْنُ ٱلْمُلْقِينَ
١١٥
qāla na'am wa innakum laminal-muqarrabīn
Ahli-ahli sihir berkata: "Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan melemparkan?"
قَالَ أَلْقُواْۖ فَلَمَّآ أَلْقَوْاْ سَحَرُوٓاْ أَعْيُنَ ٱلنَّاسِ وَٱسْتَرْهَبُوهُمْ وَجَآءُو بِسِحْرٍ عَظِيمٍ
١١٦
qālụ yā mụsā immā an tulqiya wa immā an nakụna naḥnul-mulqīn
Musa menjawab: "Lemparkanlah (lebih dahulu)!" Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (mena'jubkan).
۞ وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنْ أَلْقِ عَصَاكَۖ فَإِذَا هِىَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ
١١٧
qāla alqụ, fa lammā alqau saḥarū a'yunan-nāsi wastar-habụhum wa jā`ụ bisiḥrin 'aẓīm
Dan Kami wahyukan kepada Musa: "Lemparkanlah tongkatmu!". Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan.
فَوَقَعَ ٱلْحَقُّ وَبَطَلَ مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
١١٨
wa auḥainā ilā mụsā an alqi 'aṣāk, fa iżā hiya talqafu mā ya`fikụn
Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.
فَغُلِبُواْ هُنَالِكَ وَٱنقَلَبُواْ صَـٰغِرِينَ
١١٩
fa waqa'al-ḥaqqu wa baṭala mā kānụ ya'malụn
Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.
وَأُلْقِىَ ٱلسَّحَرَةُ سَـٰجِدِينَ
١٢٠
fa gulibụ hunālika wangqalabụ ṣāgirīn
Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud.
wa ulqiyas-saḥaratu sājidīn
|
||
-